November, 2005Archive

Nov 24

Sudah terlalu lama sejak saya terakhir ngeblog. Salah satu alasannya karena saya juga ngeblog dalam bahasa Inggris di blog saya yang satunya (yang ‘resmi’) - sebenarnya malah lebih sering ngeblog di sini sih. Alasan lainnya adalah: nikmatnya menunda (baca: males =P).

Setelah banyak dan lama hanya jadi pembaca blog-blog orang lain, saya memutuskan untuk ngeblog dalam dua bahasa secara paralel. Hmm.. sudah bisa diduga mungkin, bahwa pada akhirnya kebanyakan blogger dwibahasa akan ngeblog paralel dalam bahasa yang berbeda tersebut. Tapi nggak tau juga gimana yang tribahasa (atau lebih). Jadi, ini adalah percobaan yang pertama. Mudah-mudahan persentasi alasan yang pertama lebih besar daripada yang terakhir, kalau nggak ini bakalan jadi salah satu post yang terakhir sebelum masuk ke hibernation mode lagi.

Sebenarnya saya cenderung berpikir bahwa target pembaca 2 blog saya ini berbeda. Di sini, seringkali saya hanya mengoper informasi yang didapat dari del.icio.us dan blog-blog lain kepada teman-teman yang, ehm.. ‘lebih gaptek’ ketimbang saya =P  Sementara di Selah to Hagah, untuk melakukan hal yang sama (oper info) rasanya tidak memberi nilai tambah. Saya paham sih tentang efek ‘trend/popularity setting’ karena trackbacking/linking dsb dsb.. jadi yah emang dasarnya kurang rajin aja yak.

Walaupun saya selalu kurang suka dan melewati blog-cuma-kumpulan-link-doang, kali ini rasanya saya tidak bisa menghindar. Semoga nggak ngebosenin, berikut adalah hal-hal yang menurut saya menarik belakangan ini:

  • The Dilbert Blog
    Scott Adams, kartunis Dilbert, baru-baru ini mulai ngeblog. Tadinya saya tidak begitu yakin apakah dia bener-bener ngocol, tapi ternyata emang. Yang paling saya suka adalah waktu dia menjelaskan kenapa beberapa kartunnya harus diedit sehingga tidak seperti yang pertama ingin dia gambar. Banyak insight. Dia bahkan memberikan sebuah ebook gratis berjudul "God’s Debris" dalam post-nya yang terakhir. Lumayan ’seru’, meskipun saya setuju dengan banyak review di Amazon.com yang menyatakan buku ini tidak seperti diklaim: eksperimen pikiran. Minimal buat saya. Tapi bukunya tipis (128 halaman), jadi masih boleh lah.

Wah segini dulu yak - udah ngantuk. Yang lainnya nanti menyusul lain kali.